Jaga Daya Beli Warga, Pemerintah Kalteng dan Kobar Gelar Pasar Murah (GPM).
Pangkalan Bun – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Berbagai komoditas disediakan dalam GPM, di antaranya beras premium 20 ton, beras SPHP 5 ton, minyak goreng 1.500 liter, gula konsumsi 1.500 kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing 500 kilogram, serta telur ayam sebanyak 600 rak.
Selain kebutuhan pokok, masyarakat juga dapat membeli daging ayam beku, ikan tenggiri, kakap merah, senangin, bawal, dan nila. Komoditas lainnya seperti sayur-mayur, buah-buahan, LPG bersubsidi, serta produk UMKM turut tersedia.Bapok Murah Kalteng
Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras premium kemasan lima kilogram dijual Rp59.000 dan beras SPHP Rp58.000. Sementara bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, gula Rp15.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp40.000 per rak.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengatakan, pelaksanaan GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan di tengah kondisi ekonomi yang terus berkembang.
“Untuk pangan murah ini kita hadirkan bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Dengan kondisi saat ini, Pemprov Kalteng bersama Forkopimda berkomitmen memberikan dukungan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ringan,” ujar Agustiar.
Ditegaskannya, menjaga stabilitas pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Forkopimda, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tidak mengalami gejolak.Eksplorasi Budaya Asia
“Yang penting adalah kebersamaan kita. Pemprov Kalteng bersama pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait akan terus berupaya menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat,” katanya.
Agustiar juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam pelaksanaan GPM. Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat melalui berbagai program yang mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus daya beli masyarakat.
Pembukaan GPM turut dihadiri Irjen Pol Iwan Kurniawan, Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, serta jajaran perangkat daerah Pemprov Kalteng dan Pemkab Kotawaringin Barat.(drt/ist).

