Wujudkan Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas Diknas Gelar Rakor.

Wujudkan Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas Diknas Gelar Rakor.

Palangka Raya  – Peran pengawas pendidikan kembali ditegaskan sebagai faktor kunci dalam menjaga mutu layanan Pendidikan yang berkualitas dan bekarakter di Kalimantan Tengah.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawas SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah di Palang Rabu (28/1/2026).

Rakor yang diikuti 45 pengawas dari seluruh kabupaten dan kota ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, bersama jajaran pimpinan Dinas Pendidikan.

Rakor dibuka oleh Plt.Kadisdik Kalteng Reza Prabowo, yang menyampaikan refleksi sejak pertama kali mengemban amanah sebagai pimpinan Dinas Pendidikan.

Ia menekankan, kehadiran pimpinan dan seluruh jajaran harus memberi dampak nyata, tidak hanya secara struktural tetapi juga dirasakan langsung oleh sekolah, guru, dan peserta didik.

“Setiap posisi yang kita jalani harus membawa manfaat. Kehadiran pengawas di lapangan harus mampu mendorong perubahan dan perbaikan di sekolah,” ujarnya.

Reza menilai pengawas memiliki peran strategis karena terlibat langsung dalam berbagai tahapan manajemen pendidikan. Oleh sebab itu, pengawas tidak boleh menempatkan diri hanya sebagai pelengkap, melainkan sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  Berpotensi, Gubernur Luncurkan Kampung Misik UMKM Kalampangan

Ia mengakui kondisi anggaran pendidikan tahun 2026 yang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, situasi tersebut menuntut kerja kolektif, perencanaan matang, serta fokus pada kebutuhan utama pendidikan, terutama peserta didik dan tenaga pendidik.

“Dengan keterbatasan yang ada, kita harus memastikan kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Diacara tersebut, Reza mengemukakan kesejahteraan pengawas kini telah mendapatkan perhatian melalui kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan harus diiringi dengan tanggung jawab dan kinerja yang terukur.

“Kita ingin pengawas hadir, aktif, dan memberi solusi bagi sekolah, bukan sekadar menjalankan tugas administratif,” tegasnya.

Rakor Pengawas Pendidikan ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meneguhkan komitmen pengawas sebagai perpanjangan tangan Dinas Pendidikan dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.(drt/ist).