Partai Demoktrat Kalteng Gelar Rakerda, Momentum Strategis Perencanaan Program Kerja.
Palangka Raya – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, secara resmi membuka pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang digelar di Palangka Raya, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalteng Junaidi, serta seluruh jajaran pengurus DPC dari kabupaten dan kota se-Kalteng.
Herman Khaeron menegaskan sinergi antara kader Demokrat dan pemerintah di semua tingkatan baik pusat hingga daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah.
Ia menilai kerja sama tersebut merupakan komitmen partai untuk mendukung program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, serta mendukung program pembangunan daerah yang dijalankan Gubernur Agustiar Sabran.
Dikatakanya, kita bersama-sama mensukseskan program-program pemerintah pusat oleh Presiden Prabowo Subianto, juga pemerintah provinsi oleh Pak Agustiar Sabran. Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi.
“Rapat kerja ini menjadi momentum untuk membuat perencanaan yang lebih strategis, baik dalam mensukseskan pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten, dan kota, maupun program internal partai,” ujar Herman.
Herman menambahkan bahwa Rakerda tahun ini tidak sekadar menjadi amanah organisasi, tetapi juga kesempatan bagi seluruh pengurus DPD dan DPC untuk merumuskan langkah konkret yang memberi dampak langsung pada masyarakat.
Ia meminta agar seluruh program dirancang dengan pendekatan yang mampu menyentuh kebutuhan rakyat.
“Kami ingin agar program yang dirancang benar-benar memberikan kontribusi positif bagi rakyat. Karena pada akhirnya, rakyatlah yang menentukan pilihan. Maka dari itu, buatlah program yang khas, yang mampu menyentuh hati dan pikiran rakyat,” tegasnya.
Selain itu, Herman mengungkapkan bahwa DPP Partai Demokrat tengah menyiapkan agenda konsolidasi nasional yang akan dilaksanakan pada 2026. Menurutnya, konsolidasi tersebut dimaksudkan sebagai upaya memperkuat internal partai.
“Konsolidasi bukan ajang pertarungan, tapi penguatan internal. Kita ingin semua kader siap menghadapi kontestasi politik ke depan dengan cara yang sehat, produktif, dan berpihak kepada rakyat,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dalam upaya membangun daerah. Sebagai pembina politik di wilayah tersebut, ia menekankan bahwa seluruh partai politik memiliki tanggung jawab dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan.
“Sebagai pembina politik, saya harus tahu, harus sadar, semua partai yang ada di Kalteng ini milik kita bersama. Kita harus saling menghargai, saling membahu kalau ingin dihormati,” ucap Agustiar.
Ditegaskannya, pembangunan Kalteng tidak dapat dilakukan secara terpisah atau berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan dengan semangat kolaborasi. (drt/ist).

