Ketua KST Supendi, Wilayah Kota Palangka Raya Kekurangan Daging Sapi.
Palangka Raya – Ketua Kerukunan Sedulur Tani (KST) Kota Palangka Raya mengaku wilayah Kota Palangka Raya sampai saat ini masih kekurangan pasokan daging. Sehingga harus didatangkan dari luar, seperti Bima dan lainnya.
Hal itu ia ungkapkan kepada media, saat Kerukunan Sedulur Tani (KST) Kota Palangka Raya menggelar peringatan Hari Jadi ke 2 di Agrowisata Petik Buah, Lingkar Luar Palangka Raya, Minggun(15/2/2026).
Agenda sekaligus menghadapi bulan suci ramadhan dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, dan sejumlah pejabat terkait, diikuti sejumlah kelompok tani, Pangayuban se Kota Palangka Raya, seperti Paguyuban Pangkoh 2, dan tokoh masyarakat Kota Palangka Raya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara mengungkapkan mengambil tema “KST Mendukung Peningkatan Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangab Guna Menekan Inflasi di Kota Palangka Raya.

Ketua Kelompok Sedulur Tani Supendi menyatakan siap mendukung swasembada pangan nasional, dan memenuhi kebutuhan Kota Palangka Raya untuk menjaga inflasi.
Ia berharap apabila kelompok tani mengalami hambatan dalam usahanya, Pemerintah membantu pihaknya. Dan sampai saat ini ada 120 poktan gapoktan yang tergabing dengan KST sehingga produksi hultikulrura mampu terpenuhi, bahkan bisa mengirim ke provinsi tetangga.
Sementara itu, Wakil Walikota Palangka Raya Achmad Zaini mengucap selamat merayakan Hari Jadi ke 2 Kerukunan Sedulur Tani Palangka Raya, dan beri apresiasi.
Terkait ketahanan pangan, membutuhkan dukungan kelompok tani, dan Pemerintah cukup banyak program, untuk padi akan dicetak sawah di Petuk Barunai seluas 80 ha.
Hal itu guna mendukung prigram MBG yang harus disediakab dari sumbernya dari petani, sehingga menjadi kesempatan terbaik bagi petani meningkatkan kesejahteraannya.
Acara puncak ditandai pemotongan nasi tumpeng, dan penyerahan bantuan untuk Poktan, dan ramah tamah bersama Wakil Walikita Achmad Zaini.(Red).

