BAZNAS Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Pelatihan Optimalisasi Konten Media Sosial
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palangka Raya terus memperkuat program pemberdayaan mustahik melalui peningkatan kemampuan digital. Hal itu disampaikan Ketua BAZNAS Kota Palangka Raya, Jono pada kegiatan Pelatihan Optimalisasi Konten Media Sosial di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya, Rabu (10/12/2025) kemarin.
Kegiatan yang berlangsung dua hari, 10–11 Desember 2025, merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kota Palangka Raya dan BAZNAS RI dengan dukungan pendanaan penuh dari BAZNAS RI. Pelatihan ini diikuti 33 peserta dari berbagai kategori program seperti BMM, Z-Mart, Gerobak, serta peserta umum yang memiliki usaha.
“Kegiatan ini kami rancang untuk menjawab tantangan pemasaran digital yang semakin kompleks. Mustahik tidak hanya perlu bantuan modal, tetapi juga kemampuan mengelola media sosial secara kreatif dan efektif,” ujar Jono.
Ia menjelaskan bahwa sasaran utama pelatihan ini adalah mustahik level tumbuh yang memiliki usaha dan berpotensi mengembangkan akun media sosial aktif. Dengan kemampuan digital yang baik, mustahik diharapkan mampu mengoptimalkan promosi produk dan memperluas jangkauan pasar secara mandiri.
Materi pelatihan mencakup teknik pembuatan dan pengeditan konten, strategi komunikasi digital, kemampuan public speaking untuk live streaming, serta pemahaman peluang penghasilan melalui afiliasi TikTok. Jono menyebutkan bahwa pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap: kegiatan luring selama dua hari, dilanjutkan mentoring selama satu bulan secara daring.
“Kami ingin memastikan peserta tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar mampu menerapkan ilmu dalam usaha sehari-hari. Mentoring satu bulan ini menjadi ruang pendampingan intensif agar keterampilan mereka bertambah,” jelasnya.
BAZNAS menargetkan pelatihan ini dapat mendorong mustahik naik menuju level middle to low, sekaligus membuka peluang baru seperti menjadi content creator, influencer, digital marketer, maupun freelancer desain grafis dan video editing. Jono optimistis kemampuan tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan omzet usaha mustahik.
Selain meningkatkan kapasitas peserta, program ini juga diharapkan menjadi langkah strategis memperkuat pemasaran UMKM binaan BAZNAS melalui platform digital. “Semakin kreatif konten yang dibuat, semakin besar peluang produk UMKM kita dikenal dan dipilih masyarakat,” ucap Jono.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS akan terus menghadirkan program serupa untuk memperluas pemberdayaan mustahik, sejalan dengan visi menjadikan masyarakat lebih mandiri melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Semoga kegiatan ini menjadi titik awal bagi peserta untuk naik kelas dan membuka jejaring usaha yang lebih luas,” pungkasnya. MC Kota Palangka Raya

