Bank Indonsia Peduli Bantu Dampak Karhutla.

Bank Indonsia Peduli Bantu Dampak Karhutla.

PALANGKA RAYA – Bank Indonesia menghadirkan Posko Layanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kota Palangka Raya. Layanan tersebut dilaksanakan pada pertengahan September 2026 lalu di Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Edukasi Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan (EPML) Bank Indonesia yang dilaksanakan secara terintegrasi di sejumlah wilayah terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatera.

Posko kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan melibatkan tenaga kesehatan dari Kantor Pusat Bank Indonesia yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lokal untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk hadir membantu masyarakat saat menghadapi kondisi kedaruratan.

Bank Indonesia menegaskan bahwa pelaksanaan mandat kebanksentralan harus berjalan seiring dengan kepekaan sosial dan tanggung jawab kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Bank Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan dampak karhutla di tujuh provinsi, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Dukungan tersebut meliputi penguatan sarana operasional pemadaman, perangkat medis untuk penanganan gangguan pernapasan, penyelenggaraan Posko Layanan Kesehatan Gratis, serta dukungan ketahanan pangan bagi keluarga terdampak.

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis pada 20 September 2026 di Balikpapan dan diikuti secara relay oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) di wilayah terdampak. Di Kalimantan Tengah, kegiatan dilaksanakan di Kantor KPwBI Provinsi Kalimantan Tengah melalui sinergi dengan mitra kerja daerah, antara lain BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kota Palangka Raya, Lurah Kalampangan, dan Lurah Kameloh Baru.

Khusus untuk memperkuat upaya pemadaman dan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, Kantor Pusat Bank Indonesia menyalurkan bantuan melalui BPBD Provinsi Kalimantan Tengah berupa sarana operasional pemadaman dan perlengkapan keselamatan petugas.

Bantuan tersebut antara lain berupa pompa pemadam, selang bertekanan, nozzle pemadam dan suntikan gambut, tandon air portabel, BBM, alat pelindung diri (APD), serta logistik operasional bagi petugas di lapangan.

Selain mendukung kegiatan pemadaman, bantuan juga mencakup perangkat medis kedaruratan pernapasan berupa masker berstandar KN95 dan tabung oksigen portabel untuk mendukung penanganan gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

Baca Juga :  Wujudkan Lumbung Pangan, Kalteng Perkuat Ekosistem Riset Terpadu.

Keseluruhan bantuan disalurkan melalui BPBD guna memperkuat kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan karhutla, baik dalam mendukung operasional pemadaman di lapangan maupun penanganan dampak kesehatan akibat kabut asap.

Selain melalui BPBD, Kantor Pusat Bank Indonesia juga memberikan dukungan yang menyasar langsung masyarakat terdampak melalui penyelenggaraan Posko Layanan Kesehatan Gratis di Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari layanan kesehatan yang dilaksanakan serentak di tujuh provinsi prioritas penerima bantuan karhutla.

Pelaksanaan Posko Layanan Kesehatan Gratis didukung melalui sinergi lintas satuan kerja Bank Indonesia, pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Di Kalimantan Tengah, Posko Layanan Kesehatan Gratis dilaksanakan yakni Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau. Kegiatan melibatkan dokter dan tenaga kesehatan dari Kantor Pusat Bank Indonesia yang bersinergi dengan dokter dan tenaga kesehatan lokal dari RSUD Kalampangan dan Puskesmas Kalampangan.

Sinergi tersebut dilakukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam menangani keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap karhutla.

Selain layanan kesehatan gratis, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (KPwBI Kalteng) turut menyalurkan dukungan langsung berupa 400 paket sembako yang dilengkapi masker kesehatan. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung perlindungan kesehatan masyarakat selama periode kabut asap.

Pada saat yang sama, Kantor Pusat Bank Indonesia menyalurkan 200 paket bantuan sembako dan hygiene kit kepada masyarakat terdampak karhutla di Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Kameloh Baru. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus menjaga kesehatan masyarakat selama periode karhutla dan kabut asap.

Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan, TNI/Polri, dan berbagai elemen masyarakat yang terus bekerja sama dalam penanganan dampak karhutla.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan, menjaga ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak karhutla secara berkelanjutan. (drt).