Gubernur Ajak Generasi Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasullullah.
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran mengajak para santri dan seluruh masyarakat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan guna mengatasi musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bumi Tambun Bungai.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Ke-2 Pondok Pesantren Tanwirul Muslimin yang berlangsung di Jalan Talawang Raya, Palangka Raya, Minggu (27/9/2026).
Pada acara itu, Gubernur menekankan pentingnya menanamkan sifat utama Rasulullah—yakni siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathanah (cerdas), dan tabligh (menyampaikan kebenaran)—kepada generasi muda. Menurutnya, masa depan Kalteng berada di tangan para santri sebagai penerus bangsa.
Selain momentum peringatan hari besar Islam, Gubernur juga menyoroti kondisi daerah yang tengah diuji oleh musibah Karhutla. Ia mengajak para jemaah dan masyarakat untuk mengamalkan sifat rahmatan lil alamin dengan cara menjaga kelestarian alam, memperkuat semangat gotong royong, serta membantu petugas di lapangan.
“Kalau kita tercerai-berai, kita tidak akan kuat. Tapi, kalau kita bersatu, kita akan kuat,” tegas Gubernur Agustiar Sabran, seraya mengajak masyarakat memperbanyak doa dan istigfar agar segera turun hujan yang merata.
Senada dengan hal tersebut, penceramah Al Habib Syafiq Bin Ali Ridho BSA dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menjadi teladan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rangkaian acara ini turut diisi dengan penyerahan Piagam Statistik Pesantren dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI kepada Pondok Pesantren Tanwirul Muslimin, serta pembagian door prize umroh dan berbagai hadiah menarik bagi jemaah.
Acara khidmat ini dihadiri oleh unsur Forkopimda atau yang mewakili, sejumlah Kepala OPD Provinsi Kalteng, Pengasuh sekaligus Pemimpin Ponpes Tanwirul Muslimin H. Muhammad Al Ghifari, serta para alim ulama, habaib, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat. (drt/ist).

