Tiwah Masal Desa Tahawa, Sedot Pengunjung Puluhan Ribu Orang.

Tiwah Masal Desa Tahawa, Sedot Pengunjung Puluhan Ribu Orang.

Pulang Pisau – Tiwah masal kembali di gelar di daerah Kabupaten Pulang Pisau, kali ini dilaksanakan di Desa Tshawa, Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau.

Puncak acara atau disebur “tabuh” di gelar selama dua hari berturut-turut, pada Sabtu (30/2026) dan Minggu (31/5/2026). Tabuh, merupakan puncak penyembelihan hewan korban berupa kerbau dan babi.

Disela acara, kepada awak Tugas B Sia (56) selaku Ketua Panitia Pelaksana, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara tersebut, berkat dukungan semua pihak. Meski dari Pemerintah hanya berupa dukungan perijinan.

Dijelaskan kali ini ada 20 almarhum yang di tiwah, dan hewan korban berupa kerbau 20 ekor, babi 7 ekor dan ayam 40 ekor.

Saat penombakan / penyembeluhan hewan korban yang paling banyak menyodot pengunjung. Uniknya, kerbau korban diikat di sebuah tiang kayu berukir secara khusus berupa patung atau reflika almahum di tiwah. Kali ini ada melibatkan 12 kk, dengan 6 sapundu yang didirikan tempat mengikat hewan korban.

Baca Juga :  Perkuat Keimanan dan Persatuan Menuju Kalteng Makin Maju Makin Bekah, Dinas PUPR Bukber.

Menurut juru bicara Panitia, ritual riwah merupakan puncak acara keagamaan aliran kepercayaan “Kaharingan” bukan acara adat.

Karena itu banyak syarat dan aturan yang harus ditaati peserta tiwah dan pengunjung mulai awal acara hingga berakhir.

Kegiatan dimulai sejak 23 April dan berakhir tanggal 14 Juni nanti. Ritual keagamaan sendiri melibatkan 7 basir (balian) dari Kabupaten Gunung Mas.

Inti tiwah, membersihkan tulang-beluang leluhur atau keluarga yang telah meninggal dunia, lalu dpindahkan ke tempat baru yang disebut “sandung”.(Drt).