Ada Apa Di Kalteng, BBM Darurat!!?
Palangka Raya, 7 Mei 2026 – Bahan Bakar Minyak (BBM) baik Untuk Roda Empat atau Roda Dua di sejumlah SPBU adalah singkatan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah beberapa hari terakhir sangat langka dan darurat.
Sebagaimana kita ketahui SPBU ini merupakan tempat resmi di mana kendaraan bermotor dapat mengisi bahan bakar minyak (BBM) seperti bensin, solar, pertamax, dan lainnya. Tempat ini sering disebut juga dengan istilah “pom bensin”.
Keadaan tersebut sangat berimbas kepada masyarakat Kota Palangkaraya khusus Kalimantan Tengah, sedangkan untuk provinsi tetangga yakni Banjarmasin Kalsel aman-aman saja, meskipun ada pengurangan akan tetapi masyarakat di Kalimantan Selatan untuk BBM jenis Pertalit dan Pertamax relatif tersedia cukup tidak ada antrian yang panjang sama sekali.
Ada apa dengan BBM di Kalimantan Tengah?
Sekitar satu pekan terakhir, BBM di sejumlah SPBU di Kota Palangkaraya terpantau antrian para pengguna roda dua dan roda empat rata-rata antrian panjang hingga berjam-jam menunggu bahkan ada yang sampai bermalam di depan SPBU.
Ada apa dengan Kalimantan Tengah, sehingga SPBU di Palangkaraya sulit mendapatkan BBM. Apakah ada unsur politik, permainan para penguasa minyak di Kalteng, masalah tehnis distribusi, atau penyebab lainnya ?.
Masyarakat Kalimantan Tengah khusus Kota Palangkaraya berharap Pemerintah Daerah bisa memberikan solusi yang cepat, tegas dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Palangkaraya. Apabila ada permainan oleh para oknum SPBU dan Pengusaha, sudah seharusnya Pemda seperti Pemerintah Kota dan Provinsi Kalimantan Tengah tidak tegas oknum-oknum yang sengaja untuk kepentingan sendiri, bahkan ijin SPBU harus di cabut apabila ditemukan penyimpanan.

Dimana peran Pemerintah Daerah?
Dalam hal ini, Pemerintah Daerah harus bergerak cepat bersama unsur forkopimda dan aparat penegak hukum di wilayah Kalimantan Tengah kok diam-diam saja.
Pada saat keadaan seperti ini di dinas terkait harus turun langsung ke lapangan untuk memantau SPBU dalam menyalurkan BBM yang bersubsidi apakah sudah tepat sasaran atau tidak, jangan cuma melihat laporan diatas kertas oleh Pertamina.
Karena tidak mungkin sejumlah SPBU yang ada di Kota Palangkaraya yang lumayan banyak bisa bersamaan langka bahkan kosong, kemana BBM disuplai kalau cepat habis.
Sedangkan informasi tetangga seperti Banjarmasin aman-aman saja, tidak ada antrian yang panjang, normal seperti biasanya. Bahkan informasi sebagian SPBU di wilayah banjarmasin seperti anjir muara disuplai dari Kabupaten Pulang Pisau Kalteng.
Mari kita berfikir secara jernih, kemana peran SPBU di Kota Palangkaraya ini, apakah ini benar-benar disengaja oleh ada kepentingan terselubung dibalik langkanya BBM di Kalteng.
Semoga darurat BBM di Kalteng cepat teratasi, dan semoga peran Pemerintah Daerah bisa terlihat dengan kebijakan yang akurat dan tegas, jangan sampai banyak kendaraan berserakan di tengah jalan protokol akibat kehabisan BBM. (Tantan / Anak Pinggiran Kalteng).

