Kanker Otak Lenyap: Kesaksian Iman dan Mujizat di Palangka Raya

Kanker Otak Lenyap: Kesaksian Iman dan Mujizat di Palangka Raya

Palangka Raya – Di tengah cobaan dan tantangan hidup yang berat, keyakinan dan iman dalam Kekristenan seringkali menjadi sumber kekuatan dan harapan. 

Mujizat, sebuah konsep yang melampaui logika manusia, menjadi nyata dalam pengalaman hidup Halajur Anton W, seorang warga Palangka Raya yang mengalami kesembuhan dari kanker otak. Penyakit yang sering dianggap sebagai momok menakutkan dan tak tersembuhkan ini, berhasil diatasi melalui iman dan perjumpaan spiritual.

 

Kisah ini dibagikan dalam sebuah ibadah keluarga yang dipimpin oleh Ev. Jonathan M, di mana Halajur Anton W diundang untuk memberikan kesaksian. Dengan penuh syukur, Pak Halajur menceritakan perjalanan hidupnya melawan kanker otak.

 

Sebelum mengalami koma, Halajur sempat mendengarkan berita Injil dan memutuskan untuk dibaptis. Dalam masa kritisnya, imannya kepada Tuhan Yesus Kristus, dukungan doa dari banyak orang, serta perjumpaan pribadinya dengan Tuhan, memberikan kekuatan luar biasa. Setelah diperiksa kembali pasca-koma, dokter menyatakan bahwa kanker di otaknya telah lenyap, sembuh sempurna tanpa jejak.

Baca Juga :  Gubernur Ingatkan, Sinergi Lintas Sektor dalam Evaluasi TPPS 2025

 

Dalam ibadah tersebut, Halajur juga turut mendoakan para hadirin, dari orang dewasa hingga anak-anak. Suasana penuh haru dan keajaiban terasa saat banyak orang merasakan lawatan Tuhan. Kesaksian ini menjadi bukti nyata bahwa mujizat masih terjadi dan meneguhkan Injil yang diberitakan.

 

“Inilah waktunya untuk membangkitkan iman kita,” ujar Halajur dengan semangat. “Tuhan Yesus Kristus masih mengadakan mujizat. Mujizat meneguhkan Injil yang diberitakan.”

 

Kisah Halajur Anton W adalah pengingat bahwa dalam setiap kesulitan, iman dan harapan dapat membawa kita pada jalan kesembuhan dan pemulihan.(*Rls/Altius/Red.)